EN ID

SERBA SERBI KAFEIN

Sebagian besar orang mengidentikkan kafein dengan kopi. Padahal selain di kopi, kafein juga dapat ditemukan di beberapa jenis minuman lain seperti teh, coklat, minuman soda dan minuman energi. Meskipun terkandung dalam beberapa jenis minuman namun kadar kafein dalam tiap minuman tersebut berbeda. Kadar kafein dalam secangkir teh sebesar 0 – 50 mg sedangkan dalam secangkir kopi sebesar 80 – 100 mg.

Senyawa kafein dapat meningkatkan sekresi asam lambung, memperbanyak produksi urine, memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan kinerja otot. Konsentrasi tertinggi kafein dalam plasma adalah 15 – 20 menit setelah dicerna tubuh. Kerja kafein berhubungan dengan kerja adenosin, senyawa yang berfungsi sebagai neutrotransmiter inhibitor dan dapat berikatan dengan reseptor yang terdapat dalam otak. Dalam kondisi normal, adenosin membantu proses tidur dan menekan aktivitas sistem saraf. Sistem saraf tubuh melihat kafein mirip dengan adenosin sehingga kafein akan berikatan reseptor adenosin di otak. Tetapi kerja kafein bertolak belakang dengan adenosin. Alhasil kerja sel – sel tubuh menjadi lebih aktif karena adrenalin meningkat. Proses ini yang kemudian membuat kita menjadi susah tidur atau insomnia setelah mengkonsumsi kafein.

Kafein dikenal dengan beberapa pengaruh negatif seperti mempertinggi tekanan darah, menyebabkan insomnia serta berbahaya bagi janin dan bayi. Selain itu kafein juga dapat menurunkan kepadatan mineral sehingga menyebabkan osteoporosis. Kafein pun bersifat diuretik atau memacu urine sehingga dapat menjadi penyebab dehidrasi.

Meskipun demikian, kafein juga memiliki banyak manfaat positif bagi tubuh seperti melindungi sel otak dan meningkatkan memori, menenangkan pembuluh darah sehingga dapat meredakan sakit kepala. Selain itu kafein juga meningkatkan kekuatan otot dan membantu memulihkan nyeri otot. Serta memecah lemak tubuh yang digunakan sebagai bahan bakar kegiatan fisik.

 

Sumber :

  • Hellosehat.com
  • Deva Primadia. Pengaruh Peubah Proses Dekafeinasi Kopi Dalam Reaktor Kolom Tunggal Terhadap Mutu Kopi. Tesis ITB. 2009

0 COMMENTS

COMMENTS